Operator yang sering digunakan di Python

13.04 Add Comment
Om Suastyastu,

Pengertian Operator dan Operand


Pada kesempatan belajar Python kali ini saya akan membahas Operator yang sering digunakan dalam Python , pasti pertanyaan pertama yang keluar adalah apa itu operator ???
secara teori operator adalah sebuah simbol/fungsi yang digunakan untuk mengoperasikan atau memanipulasi atau mengelola data yang disebut operand.

Hemmmm.....tak.tik.tuk Apalagi itu operand wkwkwkwk... jelasnya pasti kalian sangat tidak asing dengan a + b atau 1 + 2 ??? apa hubungan dengan operator dan operand ???

jadi a,b,1,2 adalah sebuah operand dan simbol tambah + merupakan operator yang digunakan untuk memanipulasi operand... bagaimana sudah mengerti kan  wkwkwkwk intinya gitu lah, nanti kalian pasti ngerti.


Macam-macam operator


Operator juga terdiri dari banyak macam operator yang dikelompokan menjadi :

  1. Operator Aritmatika 
  2. Operator Perbandingan
  3. Operator Penugasan(assignment)
  4. Operator Logika
  5. Operator Bitwise
  6. Operator Keanggotaan
  7. Operator Identitas


Wah banyaknya ni Operator males mau belajar nya wkwkwkw... pasti pada ngeluh gitu wkwkwkk. saya juga iya tapi demi menjadi profesional programmer kita harus memahaminya setidaknya opertor yang sering digunakan seperti :

Operator Aritmatika 


Operator Aritmatika adalah sebuah operator yang digunakan untuk melakukan pengolahan data aritmatika atau melakukan perhitungan matematika.

Operator Aritmatika terdiri dari :

+(penjumlahan)sebuah operator yang digunakan untuk melakukan proses penjumlahan antara dua operand
-(pengurangan)operator yang digunakan untuk melakukan proses pengurangan antara dua operand
*(perkalian)operator yang digunakan untuk melakukan proses perkalian antara dua operand
/(pembagi)operator yang digunakan untuk melakukan proses pembagian antara dua operand
%(sisa bagi/mod)operator yang digunakan  untuk mencari sisa pembagian
**(pangkat)operator yang digunakan untuk melakukan perpangkatan dimana operand sebelah kiri dipangkatkan dengan operand sebelah kanan
//(pembagian bulat)hampir sama dengan operator pembagian namun bedanya disini hasil pembagian dibulatkan atau angka setelah koma dihilangkan

contoh cara penggunaan operator aritmatika


print("Aplikasi contoh pengunaan operator aritmatika")
print("Created by I Gede Arya Surya Gita............\n")
print("Program Start >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>")
a=10
b=6
print("""
=================
nilai variable
   a=10
   b=6
=================""")
h=0
h=a+b
print("hasil a + b  = ",h,"\n")
h=a-b
print("hasil a - b  = ",h,"\n")
h=a*b
print("hasil a x b  = ",h,"\n")
h=a/b
print("hasil a / b  = ",h,"\n")
h=a%b
print("hasil a % b  = ",h,"\n")
h=a**b
print("hasil a ** b = ",h,"\n")
h=a//b
print("hasil a // b = ",h,"\n")

hasil program :


Operator Perbandingan 


Operator Perbandingan adalah sebuah operator yang digunakan untuk membandingkan operand satu dengan operand lainnya dimana hasilnya adalah sebuah boolean yaitu true atau false.

Operator perbandingan terdiri dari :

==(Operator Sama dengan) adalah sebuah operator yang dingunakan untuk membandingakan 2 operand apakah memiliki nilai yang sama atau operator yang bernilai true jika kedua operand yang dibandingkan memiliki nilai yang sama
!=
(Operator tidak sama dengan) adalah sebuah operator yang membandingkan 2 operand dimana bernilai true jika kedua operand memiliki nilai yang tidak sama
<>/*(operator tidak sama dengan ) adalah sebuah operator perbandingan yang bernilai true jika 2 operand yang dibandingkan tidak memiliki nilai yang sama.*/ operator <> tidak dapat digunakan di python versi 3.x.x
>
(operator lebih dari) adalah sebuah operator yang menghasilkan nilai true jika operand kiri memiliki nilai yang lebih besar daripada operand kanan
>=(operator lebih dari atau sama dengan) adalah sebuah operator yang menghasilkan nilai true jika operand kiri memiliki nilai yang lebih besar atau sama dengan operand kanan
<
(operator kurang dari) adalah sebuah operator yang menghasilkan nilai true jika operand kiri memiliki nilai yang kurang dari/lebih kecil dari operand kanan
<=(operator kurang dari atau sama dengan) adalah sebuah operator yang menghasilkan nilai true jika operand kiri memiliki nilai yang kurang dari(lebih kecil dari) atau sama dengan operand kanan

contoh cara penggunaan operator perbandingan

print("Program contoh penggunaan operator perbandingan")
print("Created by I Gede Arya Surya Gita..............")
print("Program Start>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>")
print("====================DATA=======================")
a=0
b=0
a=int(input("Masukan bilangan pertama = "))
b=int(input("Masukan bilangan kedua   = "))
print("=====================HASIL=====================")
h=a==b
print("Apakah nilai a sama dengan nilai b \t\t\t= ",h)
h=a!=b
print("Apakah nilai a tidak sama dengan nilai b \t\t= ",h)
h=a>b
print("Apakah nilai a lebih besar nilai b \t\t\t= ",h)
h=a>=b
print("Apakah nilai a lebih besar atau sama dengan nilai b \t= ",h)
h=a<b
print("Apakah nilai a kurang dari nilai b \t\t\t= ",h)
h=a<=b
print("Apakah nilai a kurang dari atau sama dengan nilai b \t= ",h)


hasil program di atas :


Operator Logika


Operator logika adalah sebuah operator yang digunakan untuk melakukan perhitungan logika

Operator logika terdiri dari :


and
adalah sebuah operator logika yang bernilai benar atau true jika keduanya operand bernilai benar
oradalah sebuah operator yang bernilai benar jika salah satu atau operator bernilai true dan akah bernilai false jika kedua operand bernilai false
notadalah sebuah operator logika yang menghasilkan nilai kebalikan dari nilai operand misal operand bernilai true maka dengan operator not menjadi bernilai false.


contoh cara penggunaan operator logika

print("Program contoh cara penggunaan operator logika")
print("Created by I Gede Arya Surya Gita.............")
print("Program Start>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>")
print("==============================================")

a=input("Masukan apakah a true/false = ")
b=input("Masukan apakah b true/false = ")
h1=(a and b)
print("hasil logika a and b = ",h1)
h2=(a or b)
print("hasil logika a or b = ",h2)
h3=(not a)
print("hasil logika not a  = ",h3)
h4=(not b)
print("hasil logika not b  = ",h4)


hasil program di atas :


Operator Penugasan


Operator penugasan adalah sebuah operator yang digunakan untuk memodifikasi atau mengubah nilai dari suatu variable.

Operator penugasan terdiri dari :

=(a=3) mengubah nilai variable a menjadi nilai yang di sebelah kanan yaitu 3
+= (a+=4) mengubah nilai variable a dengan hasil penambahan nilai variable a itu sendiri dengan nilai di sebelah kanan yaitu 4
-=(a-=5) mengubah nilai variable a dengan hasil pengurangan nilai variable a itu sendiri dengan nilai di sebelah kanan yaitu 5
*=(a*=6) mengubah nilai variable a dengan hasil pengalian nilai variable a itu sendiri dengan nilai di sebelah kanan yaitu 6
/=(a/=7) mengubah nilai variable a dengan hasil pembagian nilai variable a itu sendiri dengan nilai di sebelah kanan yaitu 7
%=(a%=8) mengubah nilai variable a dengan membagi nilai variable a itu sendiri dengan nilai di sebelah kanan yaitu 8 dan nanti yang diambil nilainya untuk variable a adalah hasil sisa baginya.
**=(a**=9) mengubah nilai variable a dengan hasil pemangkatan nilai variable a itu sendiri dengan nilai di sebelah kanan yaitu 9 atau hasil a pangkat 9
//=(a//=10) mengubah nilai variable a dengan hasil pembagian nilai variable a itu sendiri dengan nilai di sebelah kanan yaitu 9, namun hasil pembagiannya dibulatkan atau dihilangkan angka sebelah kanan koma.

Sekian pembahasan kali ini jika ada kekurangan saya mohon maaf dan jika ada masih bingung bisa hubungi saya karena saling bantu itu seru wkwkwk... walaupun kalau kalian bertanya kepada saya juga enggak terlalu berguna wkwkwk. Salam BLOGGER!!!



Om Santi, Santi, Santi Om.

Percabangan dengan if di Python (Seleksi kondisi dengan if di Python)

13.01 2 Comments
Om Suastyastu,

Akhirnya saya akan memposting lanjutan dari postingan kemarin yaitu Percabangan dengan if di Python (Seleksi kondisi dengan if di Python), Seperti yang kalian ketahui bahwa program adalah sebuah baris perintah yang dijalankan secara berurutan dan dalam membuat sebuah program banyak kejadian yang membutuhkan sebuah penyeleksian kondisi seperti misalnya :

kita akan membuat sebuah program pembayaran dan dalam program pembayaran itu ada cash, credit, dan via transfer nah bagaimana kita menyelesaikan masalah ini ??? caranya adalah dengan pemilihan metode pembayaran atau bisa dikatakan jika memilih cash uang di terima langsung, jika tidak mengunakan metode pembayaran credit dengan kartu kredit, atau bisa juga dengan metode transfer menggunakan atm.




Itulah asal kenapa kata if(jika) digunakan untuk perintah penyeleksian kondisi dalam sebuah bahasa pemrograman bahkan dalam sebuah logika matematika karena pada dasarnya kita menggunakan kata jika atau if untuk melakukan pemilihan atau seleksi kondisi dalam sebuah kehidupan sehari-hari namun dengan seiringnya waktu kata seleksi kondisi disamakan dengan kata cabang ??? mungkin kalian dapat membayangkan sebuah program adalh sebuah pohon yang besar dan pohon jika pohon itu memiliki cabang maka pohon itu akan terbagi menjadi 2 atau lebih  mungkin istilah ini sangat tepat digunakan untuk mengistilahkan seleksi kondisi karena :

Seleksi kondisi adalah sebuah proses pemilihan kondisi untuk menjalankan sebuah pernyataan yang ada dalam sebuah program.

Bisa kalian lihat sendiri bahwa Percabangan sangat sesuai dengan istilah seleksi kondisi hemm. psti masih bingun hahahah.... soalnya saya juga masih bingung jelasinya intinya seleksi kondisi itu kita memilih kondisi yang kita perlukan untuk menjalankan perintah tertentu... ?? apakah sahabat sekalian sudah mengerti yang saya sampaikan ??? pasti masih bingung wkwkwk tidak apa yang penting hepi :D.

Dalam sebuah program Python seleksi kondisi dengan if dapat pokoknya dapat dibedakan menjadi tiga yaitu :

  1. perintah if
  2. perintah if-else
  3. perintah if-elif-else


Baiklah Akan saya jelaskan satu persatu dan pastinya akan saya beri contohnya uga dong.

1. Perintah if 


Adalah sebuah peritah dimana kita akan menyeleksi kondisi tertentu dan tidak menghiraukan kondisi yang lain. misal kalian ingin menampilkan anda tidak bisa menonton jika dia berumur kurang dari 18

if (umur<18) :
print("Anda tidak bisa menonton")

dapat kalian lihat penggunaan seleksi kondisi di Python sangat berbeda dengan seleksi kondisi di c++ jika di c++ kita mengunakan {} untuk mengurung pernyataan tapi dalam Python menggukan tanda titik dua (:) dan dapat kalian lihat ada tab di pernyataan tersebut tab itu menyatakan pernyataan itu merupakan milik if tersebut.

Jadi cara menggunakan if di Python adalah seperti dibawah :

if(Kondisi):
pernyataan1
pernyataan2

Contoh saya buatkan program dengan if

print("Program Seleksi Kondisi IF Tunggal")
print("\t I Gede Arya Surya Gita")
print(">>>>>>>>>>>>>>>START PROGRAM PRINT HELLO WORLD<<<<<<<<<<<<<<<<<")
n=""
n=input("Apakah anda sudah siap ? = ")
if(n=="y" or n=="Y") :
    print("Welcome to the World of Programmer")
    print("Say Hello World to start")
print(">>>>>>>>>>>>>>>END PROGRAM PRINT HELLO WORLD<<<<<<<<<<<<<<<<<")

hasil dari program itu adalah :



2. perintan if-else 


adalah sebuah perintah yang digunakan untuk menanpung atau menggunakan semoa kondisi dan dikelompokan menjadi dua kondisi yaitu benar dan salah atau jika iya dan jika tidak.

cara menggunakan nya mirip dengan if namun ditambahkan dengan else yaitu :

if(kondisi):
pernyataan1
pernyataan2
else:
pernyataan1
pernyataan1

bisa kalian lihat sangat sederhana kan ???
Baiklah agar lancar saya berikan contoh program yang menggunakan if-else di python:

Contoh Program Menghitung Luas Lingkaran di Python  dengan menggunakan if-else


print("Program Seleksi Kondisi dengan IF else")
print("\t I Gede Arya Surya Gita")
print(">>>>>>>>>>>>>>>>>Program Menghitung Luas Lingkaran")
r=0.0
l=0.0
phi=0.0
r=float(input("Masukan Jari-Jari Lingkaran = "))
if(r%7==0):
    phi=22/7
else :
    phi=3.14
l=r*r*phi
print("====================================")
print("Luas lingkaran dengan jari-jari %d adalah = %d"%(r,l))

Hasil dari program tersebut adalah :


3. Perintah if-elif-else


adalah sebuah seleksi kondisi dimana semua kondisi ditampung atau digunakan namun kondisi dipecah menjadi lebih dari 2 kondisi.

perintah if-elif-else ini dalam bahasa pemrograman lain disebuat dengan if-elseif-else di Python elseif di singkan dengan elif pada dasarnya Python bertujuan menpermudah dalam pembuatan program, dan peritah if-elif-else ini sangat sering digunakan dalam proses pengelompokan contoh pengelompokan berdasalkan umur balita, anak-anak, remaja, dewasa, tua ini kondisi yang lebih dari dua sehingga sangat cocok menggunkaan if-elif-else.

Cara Menggunakan if-elif-else adalah :

if(kondisi):
pernyataan1
pernyataan2
elif(Kondisi):
pernyataan1
pernyataan2
elif(kondisi):
pernyataan1
pernyataan2
else:
pernyataan1
pernyataan2

Perintah elif dapat lebih dari satu atau dua saya tidak tau ya batas penggunaan elif dalam kondisi yang pastinya sampai semua kondisi yang dibutuhkan dalam program.
contoh program menggunakan if-elif-else di Python :

Contoh Program Mencari umur di Python dengan menggunakan if-elif-else


print("Program Menghitung umur dengan elif")
print("\tBy I Gede Arya Surya Gita")
print(">>>>>>>>>>>Program Mulai<<<<<<<<<<<")
tgl=0
bln=0
thn=0
print("========================================")
thn=int(input("Masukan tahun lahir anda   = "))
bln=int(input("Masukan bulan lahir anda   = "))
tgl=int(input("Masukan tanggal lahir anda = "))
print("========================================")
print("Masukan Tanggal Sekarang")
print("========================================")
tgls=0
blns=0
thns=0
thns=int(input("Masukan tahun sekarang anda   = "))
blns=int(input("Masukan bulan sekarang anda   = "))
tgls=int(input("Masukan tanggal sekarang anda = "))
print("========================================")
umur=thns-thn
if(thns>thn and blns>=bln and tgls>=tgl):
    print("Umur Anda Saat ini adalah = ",umur," tahun")
elif(thns>thn and blns==bln and tgls<tgl):
    print("Umur Anda Saat ini adalah = ",umur-1," tahun")
elif(thns>thn and blns<bln):
    print("Umur Anda Saat ini adalah = ",umur-1," tahun")
else:
    print("Mungkin anda Lagi Ngigau wkwkwk")

Hasil dari program di atas adalah :



Sekian postingan kali ini saya ucapkan terima kasih karena sudah berkunjung semoga tulisan singkat ini dapat membantu anda dan jika kurang paham kalian dapat bertanya di kolom komentar ok. Salam Python dan Salam BLOGGER!!!.




Om Santi, Santi, Santi Om.

Cara Input dan Output Data di Python

12.10 Add Comment
Om Suastyastu,

Berjumpa lagi dengan saya disini dan disini saya akan memutuskan untuk belajar bahasa pemrograman Python yang merupakan bahasa pemrograman yang mudah dibaca dan mudah dimengerti karena penulisannya sangat simplee katanya wkwkwk.

Tidak lupa bahwa file Python bereksistensi atau berformat .py dan disini saya menggunakan Python versi 3.X.x kalau tidak salah, oke langsung saja kita akan membahas target kita pada project pertama yaitu cara input dan output di bahasa pemrograman Python.

Yang harus kalian tahu yaitu input merupakan suatu proses memasukan suatu data dan output adalah suatu proses menampilkan suatu data dimana input dan output ini sangat penting dalam suatu program bayangkan saja suatu program tanpa input maka data apa yang akan diproses dalam suatu program wkwkwk. Gila emang kalau program tanpa input dan output.

Suatu program minimal mencangkup 3 proses yaitu input, proses, dan output tanpa ketiga hal tersebut belum dapat disebut program ya kawan wkwkwkwk sok tau banget ni orang wkwkwkwk.

Input dalam Bahasa Pemrograman Python


Input yang digunakan dalam bahasa pemrograman Python versi 3.X.x adalah

input("promt")

promt adalah pesan yang nanti keluar saat program dijalankan dalam proses input data misal
nama=input("Masukan nama anda = ")
nama adalah suatu variable untuk menyimpan data nama
Yang harus kalian tahu disini adalah dengan menggunakan perintah input() maka semua inputan dianggap sebagai string atau karakter nah bagaimana jika kita ingin mengimputkan data numerik??? gampang saja kawan kita tinggal menggunakan perintah konvert yang ada pada Python yaitu:

int() untuk bilangan interger
float() untuk bilangan desimal

misal kita ingin mengimputkan umur dan umur ini bertipe interger maka

umur=int(input("Masukan umur anda = "))

jadi perintah input berada di dalam perintah convert dimana perintah input akan dijalankan terlebih dahulu lalu akan diconvert dengan perintah convert, jadi udah kebayangkan cara input nya maka kita akan lanjut ke perintah output.

Output di Bahasa Pemrograman Python


output yang digunakan dalam bahasa pemrograman Python versi 3.x.x  adalah

print()

untuk memnampilkan tulisan Hello World !!! dapat dilakukan dengan

print("Hello World !!!")

mudah kan tapi kalu kita ingin menampilkan variable kayak mana ya??? caranya yaitu

print(NamaVariable)

Hemmm... kalau menanpilkan variable sama pesan kayakmana??? hahaha banyak maunya ni okelah cara nya dengan menggunakan simbol plus (+) atau bisa juga dengan simbol koma (,) untuk memisahkan dengan pesan,  tapi ada perbedaan antara menggunakan tanda (+) dan (,) yaitu tanda (+) hanya digunakan untuk menapilkan string atau lebih tepatnya untuk menambahkan string jadi kita harus mengconvert suatu variable jika ingin menggunakan simbol (+) tapi jika menggunakan simbol koma (,) tidak perlu enggak percaya coba aja deh wkwkwk...  contoh
misal kita punya variable nama dimana nama berisi data "qwerty" dan kita ingin menmpilkannya dengan tulisan "keyboad anda = " maka dilakukan dengan

>>>nama="qwerty"
>>>print("keyboard anda = ",nama)

hasil :keyboard anda =  qwerty

>>>print("keyboard anda = "+nama)


hasil :keyboard anda = qwerty

>>> print("keyboard anda = "+nama+" benar")


hasil : keyboard anda = qwerty benar

>>> print("keyboard anda = ",nama," benar")


hasil :keyboard anda =  qwerty  benar

kalu diperhatikan tidak ada perbedaannya ya wkwkwk saya juga tidak tau perbedaannya jika kalian tau kalian bisa komentar di bawah oke :D, oke hampir sama di basa pemrograman Python peritah print() hanya akan menampilakan data string hemmm... kalau data saya numerik kayak mana dong? it's simple tinggal di convert ke string dengan perintah

str()

bagaimana cara menggunakan perintah str()? baiklah akan saya jelaskan peritah str() degunakan dengan:

str(data) 

:D hahahaha goblok semua juga tau jadi begini caranya menampilkan data numeric di Python contoh
kita punya variable umur=10 dengan tipe data interger akan kita outputkan dengan cara :

>>> umur=10
>>> print("umur saya sekarang "+str(umur)+" tahun")
hasil : umur saya sekarang 10 tahun

====================================================================================
Bagaimana kalo mau Print tanpa convert di Python? gunakan (%d) atau dengan (,)
perhatikan contoh di bawah :

>>> n=10
>>> j=20
>>> print("hasil dari %d x %d = "%(n,j))
hasil dari 10 x 20 = 
>>> print(n)
10
>>> print("Hasil dari "+j)
Traceback (most recent call last):
  File "<pyshell#5>", line 1, in <module>
    print("Hasil dari "+j)
TypeError: Can't convert 'int' object to str implicitly
>>> print("Hasil dari ",j)
Hasil dari  20
>>> 

bisa diliat dari error (tulisan yang berwarna biru) yang terjadi pada perintah yang saya jalankan di Python Shell jika kita menggunkan tanda plus (+) maka kita harus menconvert variable jika tidak bertipe data string tapi, jika menggunakan tanda %d dan koma(,) maka kalian tidak perlu melakukan perintah convert. 

=====================================================================================================

Bagainama kawan sekalian sudah ngerti kan wkwkwk ;C siapa yang ngerti sama penjelasan macam ini wkwkwk... jika masih bingung bisa tanya kok di Goolge atau bisa komentar di bawah sapa tau saya bisa jawab tapi maap aja saya juga baru pemula jadi ayok kita belajar bareng ya !!!
Baiklah sebelum postingan ini semakin anehh saya akan memberikan contoh program sederhana dengan menggunakan perintan input dan output di Python yaitu:

dan hasilnya adalah :


Gimana  udah bisa bleum buat kayak gitu kalau udah kalian udah dianggap menguasai materi ini hemm sebenarnya kemampuan perintah input dan output di Python masih banyak lagi kawan selain mebuat tabulasi dengan \t atau new line dengan \n tapi di postingan kali ini tidak saya bahas karena saya juga belum menguasainya.
Jadi lebih baik saya tampilkan yang sudah saya j=kuasai saja wkwkwkwk. maklum newbie.
Baiklah saya cukupkan postingan kali ini Salam Python sheee.... sheee.... sheee.... dan pastinya salam BLOGGER!!! TETAP BERKARYA KARENA SETIAP KARYAMU SANGAT DIBUTUHKAN...




Om Santi, Santi, Santi Om.

Saran artikel untuk Anda !

ASUS ZenBook UX333, UX433 & UX533 | The World's Smallest 13, 14, 15 Inch Laptop

Om Suastyastu, Sekarang ASUS sudah tidak asing lagi di telinga setiap orang. ASUS merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang...