Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

Modul Lengkap Belajar Routing Static dan Routing Dinamis di Cisco Router #CiscoPacketTracert

07.19 Add Comment
Om Suastyastu,

Kali ini kita akan membahas tentang Routing Static di Cisco Router dan Routing Dinamis di Cisco Router dimana seperti yang kita tahu banyak sekali Dinamic Routing Protokol yang dapat kita gunakan. Dan kita juga akan membahas bagaimana cara menghubungkan beberapa jaringan dengan routing protokol yang berbeda.


Routing Dinamis di Cisco

Kali ini routing protokol dinamis yang akan kita gunakan adalah

  1. Menggunakan RIP, karena kita menggunakan VLSM dalam desain IP maka kita harus menggunakan RIP V2 yang mendukung VLSM.
  2. Menggunakan OSPF, Dimana Disini Kita membuat 3 Area.
  3. Menggunakan EIGRP.

Topologi Jaringan untuk Routing Static dan Routing Dinamis di Cisco Router

Untuk Topologi yang digunakan adalah seperti gambar di bawah : 


Gokil enggak Desainnya biasalah kerjaan dosen membuat mahasiswa menderita. tapi tenang disini kita akan menggunakan routing dinamis sehingga tidak akan selama routing static.

Cara menghubungkan beberapa routing protokol yang berbeda di Cisco Router

Karena kita disini menggunakan banyak protokol routing maka kita perlu mengetahui cara menghubungkan beberapa Routing Protocol yang Berbeda di Cisco Router.

Cara menghubungkan 2 protokol routing yang berbeda kita mengenalnya dengan redistribute atau mendestribusikan kembali sebuah routing. Dimana redistribute yang kita bahas kali ini adalah :

Redistribute yang akan dilakukan adalah :


  1. Menghubungkan Routing Static dengan Routing RIP
  2. Menghubungkan Routing Static dengan routing OSPF
  3. Menghubungkan Routing RIP dengan Routing OSPF
  4. Menghubungkan routing EIGRP dengan OSPF

Untuk lebih lengkapnya kalian bisa lihat pada modul di bawah :



Atau bisa download Modul Lengkap Belajar Routing Static dan Routing Dinamis di Cisco Router di
file cisco paket tarcert yang berisi Routing Static dan Routing Dinamis.
Sekian postingan kali ini mungkin postingan ini cuma membagikan laporan saya wkwkwkwk. Tapi saya jamin ilmunya bisa kok diterapkan.
Salam BLOGGER!!! Buang Rasa Malasmu dan Teruslah Berbagi Kebaikan !!!

Om Santih, Santih, Santih Om.

Cara Menkonversi MAC Address menjadi IPv6

16.04 2 Comments
 Om Suastyastu,

Akhirnya saya bisa berbagi ilmu dengan teman-teman lagi dan ilmu ini juga saya simpan atau saya arsipkan dalam sebuah tulisan yang bisa dikenang sepanjang masa. hehehe namun dalam tulisan ini mungkin ada kesalahan yang saya buat sehingga tulisan in pastinya tidak sempurna. jadi pastikan kalian dalam mencari data kalian harus membandingkan dari beberapa data yang ada.

oke jangan kelamaan ceramah nanti malah basi kita langsung aja ke topik yaitu "Cara Menkonversi MAC Address menjadi IPv6" dimana metode yang digunakan untuk menkonversi adalah metode EUI-64 dimana disini kita akan menggunakan MAC Address perangkat suatu komputer untuk dijadikan IPv6, sebelum itu kita harus tau arti dan maksud dari istilah-istilah di dalamnya seperti :

1. Pengertian IP

Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit(IPv4) sampai 128 bit(IPv6) yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet.

2. Pengertian IPv6

IPv6 adalah singkatan untuk "Internet Protocol Version 6". IPv6 adalah protokol Internet generasi selanjutnya, yang dirancang untuk menggantikan Protokol Internet saat ini, IP Version 4. Agar dapat berkomunikasi melalui Internet, komputer dan perangkat lain harus memiliki alamat pengirim dan penerima.

3. Pengertian MAC address/Hardware addresss

MAC Address (Media Access Control Address) adalah., sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan model OSI,yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan.

4. Pengertian metode EUI-64

EUI-64 dipakai buat generate 64 bit host atau 64 bit terakhir IPv6 address berdasarkan MAC address. Cara penomoran alamat host bisa saja kita atur berurutan seperti waktu IPv4, alamat host 1, 2, 3 dan seterusnya, atau bisa acak diambilkan dari alamat MAC. Metode yang terakhir inilah yang namanya EUI-64.

Dan selanjutnya kita masuk ke pokok pembahasan yaitu :

Dalam menkonversi MAC ke IPV6 kita harus mengetahui:

Subnet Address :2001:DB8:ACAD:254::/64

MAC/hardware address  yang akan kita konversi:

  1. 1500 272A 1C68
  2. 0400 27C5 92FE
  3. 0500 2742 3DE5
  4. 0600 2785 AC02
  5. 0700 2727 E3DA
  6. 0800 272A 2F68
  7. 0900 275C D907
  8. 0A00 27A7 B347
  9. 0B00 2758 D481
  10. 0C00 2701 9D50
Langkah-Langkah Konversi MAC Address ke IPv6


1. Menkonversi MAC address 1500 272A 1C68
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 15:00:27:2A:1C:68
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 15 ke biner = 0001 0101
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0001 0111
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0001 0111 menjadi 1 7 sehingga MAC address menjadi 17:00:27:2A:1C:68
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 
  • 17:00:27:FF:FE:2A:1C:68 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 1700:27FF:FE2A:1C68
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::1700:27FF:FE2A:1C68/64

2. Menkonversi MAC Address 0400 27C5 92FE
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 04:00:27:C5:92:FE
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 04 ke biner = 0000 0100
  • c. Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 0110
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 0110 menjadi 0 6 sehingga MAC address menjadi 06:00:27:C5:92:FE
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 
  • 06:00:27:FF:FE:C5:92:FE dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0600:27FF:FEC5:92FE
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0600:27FF:FEC5:92FE /64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::600:27FF:FEC5:92FE /64

3. Menkonversi MAC Address 0500 2742 3DE5
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 05:00:27:42:3D:E5
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 05 ke biner = 0000 0101
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 0111
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 0111 menjadi 0 7 sehingga MAC address menjadi 07:00:27:42:3D:E5
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 07:00:27:FF:FE:42:3D:E5 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0700:27FF:FE42:3DE5
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0700:27FF:FE42:3DE5/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::700:27FF:FE42:3DE5/64

4. Menkonversi MAC Address 0600 2785 AC02
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 06:00:27:85:AC:02
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 06 ke biner = 0000 0110
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 0100
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 0100 menjadi 0 4 sehingga MAC address menjadi 04:00:27:85:AC:02
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 04:00:27:FF:FE:85:AC:02 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0400:27FF:FE85:AC02
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0400:27FF:FE85:AC02/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::400:27FF:FE85:AC02/64

5. Menkonversi MAC Address 0700 2727 E3DA
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 07:00:27:27:E3:DA
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 07 ke biner = 0000 0111
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 0101
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 0101 menjadi 0 5 sehingga MAC address menjadi 05:00:27:27:E3:DA
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 05:00:27:FF:FE:27:E3:DA dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0500:27FF:FE27:E3DA
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0500:27FF:FE27:E3DA/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::500:27FF:FE27:E3DA/64

6. Menkonversi MAC Address 0800 272A 2F68
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 08:00:27:2A:2F:68
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 08 ke biner = 0000 1000
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 1010
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 0101 menjadi 0 A sehingga MAC address menjadi 0A:00:27:2A:2F:68
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 0A:00:27:FF:FE:2A:2F:68 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0A00:27FF:FE2A:2F68
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0A00:27FF:FE2A:2F68/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::A00:27FF:FE2A:2F68/64

7. Menkonversi MAC Address 0900 275C D907
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 09:00:27:5C:D9:07
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 09 ke biner = 0000 1001
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi = 0000 1011
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 1011 menjadi 0 B sehingga MAC address menjadi 0B:00:27:5C:D9:07
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 0B:00:27:FF:FE:5C:D9:07 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0B00:27FF:FE5C:D907
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0B00:27FF:FE5C:D907/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::B00:27FF:FE5C:D907/64

8. Menkonversi MAC Address 0A00 27A7 B347
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 0A:00:27:A7:B3:47
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 0A ke biner = 0000 1010
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 1000
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 1000 menjadi 0 8 sehingga MAC address menjadi 08:00:27:A7:B3:47
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 08:00:27:FF:FE:A7:B3:47 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0800:27FF:FEA7:B347
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0800:27FF:FEA7:B347/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::800:27FF:FEA7:B347/64

9. Menkonversi MAC Address 0B00 2758 D481
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 0B:00:27:58:D4:81
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 0B ke biner = 0000 1011
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 1001
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 1001 menjadi 0 9 sehingga MAC address menjadi 09:00:27:58:D4:81
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 09:00:27:FF:FE:58:D4:81 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0900:27FF:FE58:D481
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0900:27FF:FE58:D481/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::900:27FF:FE58:D481/64

10. Menkonversi MAC Address 0C00 2701 9D50
  • Pertama kita pisahkan MAC menjadi 6 bagian setiap bagian terdiri dari 2 digit. 0C:00:27:01:9D:50
  • Lalu konversi bilangan heksa bagian pertama menjadi biner yaitu 0C ke biner = 0000 1100
  • Lalu ubah bit ke 7  dengan aturan  jika 0 ubah ke 1 jika 1 ubah ke 0 karena biner hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0. Sehingga menjadi =  0000 1110
  • Lalu biner yang sudah diubah bit ke-7 nya di konversi ke heksa desimal dan dimasukan lagi ke MAC Address, maka 0000 1110 menjadi 0E sehingga MAC address menjadi 0E:00:27:01:9D:50
  • Lalu sisipkan FF:FE ke tengah-tengah MAC address menjadi 09:00:27:FF:FE:01:9D:50 dan bagi lagi MAC address menjadi 4 bagian dimana setiap  bagian terdiri dari 4 digit yaitu 0900:27FF:FE01:9D50
  • Lalu gabungkan subnet address dengan hasil konversi MAC address kita menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::0900:27FF:FE01:9D50/64
  • Karena dalam IPv6 kita dapat menghilangkan angka 0 di awal suatu bagian ip karena nanti hasilnya akan sama sehingga IPv6 menjadi : 2001:DB8:ACAD:254::900:27FF:FE01:9D50/64
Sekian postingan saya kali ini jika ada kesalahan saya mohon maaf dan jangan lupa untuk Membunuh rasa malas mu dan teruslah berbagi kebaikan! Salam BLOGGER!

Om Santi, Santi, Santi Om.

Modul Belajar Linux Ubuntu Server 16 dari nol

15.33 4 Comments
Om Suastyastu,

Baiklah disini kawan-kawan berjumpa dengan saya si blogger pemalas yang enggak konsisten, yang memberikan kabar baik bahwa saya akan membagikan laporan pratikum yang saya buat saat saya belajar tentang Linux Server khususnya Ubuntu di mata kuliah sistem operasi.


Mungkin ini dapat membantu kalian untuk mendalami tentang Linux server khususnya turunan Debian karena kalo turunan Red Hat sudah agak berbeda konfigurasinya wkwkwk. Simpelnya dalam laporan yang saya buat merupakan hasil percobaan atau penelitian dan hasil dari pelajaran saya di kampus yang pastinya sudah saya coba dan berhasil dan mungkin masih banyak kekurangan dalam laporan tersebut karena dibuat dengan sistem kebut semalam wkwkwk biasa anak teladan.

Disini juga berisi modul dasar CLI Linux yang saya pelajari di Cisco Networking Academy pada Linux Esential lumayan berguna bagi kawan-kawan yang mau jadi admin server Linux.



Namun, dalam laporan itu telah diberikan landasan teorinya dan sudah diberikan screen shoot hasil pratikumnya sehingga kalian tidak perlu bingung dalam mempelajari, baiklah inilan laporan yang saya buat :

Modul dasar CLI Linux :


1. Membuat mesin virtual dengan aplikasi Virtualbox

2. Cara installasi Linux Ubuntu di Oracle Virtualbox dan cara installasi Web Server di Linux

3. Bekerja Dengan File dan Direktori, Archive dan Compress, Pipes, Redirection, And REGEX Di Command Line Linux 

4. Kumpulan Perintah-Perintah CLI Linux 

5. Perintah CLI Linux Dalam Configuration Network, System and User Security

6. Membuat User dan Grup Serta Mengatur Ownerships dan Permission File di Linux 

7. Membuat Bootable Linux BlankOn 10.0 Tambora untuk Live USB dengan Rufus


Modul Linux Ubuntu Server :


8. Cara Installasi Linux Ubuntu Server 16.04

9. Cara Installasi dan Konfigurasi SSH Server dan Web Server Pada Ubuntu Server 16.04

10. Cara Installasi dan Konfigurasi Database Server Pada Ubuntu Server 16.04

11. Cara Installasi dan Konfigurasi FTP Server, CMS Wordpress dan CMS Joomla Pada Ubuntu Server 16.04

12. Cara Installasi dan Konfigurasi DNS Server dan VirtualHost Pada Ubuntu Server 16.04

13. Cara Installasi dan Konfigurasi Mail Server Pada Ubuntu Server 16.04


Sekian postingan kali ini jika ada kesalahan saya mohon maap ya kawan-kawan. Salam BLOGGER!!! dan buanglah rasa malas mu dan terus berbagi kebaikan.



Om Santi, Santi, Santi Om.

Konversi Bilangan yang Sering Digunakan dalam Jaringan

11.13 Add Comment

Konversi Bilangan yang Sering Digunakan dalam Jaringan


Om Suastyastu,
Konversi bilangan adalah suatu proses merubah suatu system bilangan dengan basis tertentu ke basis yang lain. Konversi bilangan sangat penting dalam dunia komputer dimana mengubah semua menjadi bilangan biner yang dimengerti komputer namun kebanyakan orang mungkin berpikir komputer bisa membaca semua yang ditulis dalam komputer secara langsung tanpa dirubah terlebih dahulu padahal komputer sesungguhnya hanya bisa mengerti bahasa mesin yang berbasis bilangan biner.

Jika kita berbicara networking pasti kita menemukan yang namanya  konversi bilangan terutama bilangan biner, desimal, dan heksadesimal.  Apakah kalian sudah menyadarinya ??? bilangan biner untuk apa dan desimal digunakan untuk apa? heksadesimal digunakan untuk apa ? mungkin jika kalian melihat ini akan mengerti :
11111111.11111111.11111111.00000000
192.168.1.1
0A-00-27-00-00-07

Apakah dengan melihat contoh diatas kalian sudah mengeti untuk apa digunakan bilangan biner, desimal dan heksa desimal. bilangan biner merupakan hal yang vital harus diketahui oleh ahli komputer dan bilangan desimal digunakan dalam penulisan ipv4 yang mudah dimengerti. dan untuk membedakan setiap komputer di dunia dengan mac address atau physical address yang menggunakan bilangan heksadesimal. Jadi kali ini kita hanya akan membahas 3 bilangan ini ya kawan. Langsung saja ke topik pembicaraan :

Konversi bilangan dari biner ke Desimal


Untuk mempermudah menkonfersi bilangan dari biner ke bentuk lain kita dapat menggunakan bantuan tabel konversi bilangan biner ke desimal :

Biner
Pangkat
desimal
1
20
1
10
21
2
100
22
4
1000
23
8
10000
24
16
100000
25
32
1000000
26
64
10000000
27
128
Dst.
Contoh bilangan biner 11101
1         =1
100    =4
1000 =8
10000 =16
__________+
11101 =29

Atau kalau kalian belum mengerti juga kalian bisa bisa mengikuti langkah dibawah ini
Misal bilangan biner 11101 ingin kita ubah menjadi bilangan desimal maka :
  1. Balik bilangan biner tersebut menjadi 10111 
  2. Dan kalikan secara berurutan setiap angka biner dengan mulai dari 20  sampai seterusnya dan jumlahkan hasilnya :
1
X
20
= 1
0
X
21
= 0
1
X
22
= 4
1
X
23
= 8
1
x
24
= 16
__________________ +



= 29

Konversi dari bilangan Desimal ke biner 


Untuk menkonversi dari bilangan desimal ke bentuk bilangan lain kita harus membagi bilangan desimal tersebut dengan basis bilangan hasil konversi atau mencari mod(sisa bagi) dari hasil bagi dengan basis data berbeda dengan menkonversi ke bilangan desimal kita harus mengalikan setiap bilangan dengan pangkat berurutan basis bilangan tersebut. Langsung saja ke praktek
Bilangan desimal 29 mau kita ubah kedalam bentuk biner :

29
:
2
= 14
sisa
1
14
:
2
= 7
sisa
0
7
:
2
= 3
sisa
1
3
:
2
= 1
sisa
1
1
:
2
= 0
sisa
1

ditulis dari atas ke bawah

Jadi hasilnya adalah 11101 sama kan dengan contoh pada percobaan dari biner ke desimal 



Konversi bilangan Desimal ke bilangan Heksadesimal 


Sebelum kita harus tau bahwa bilangan heksadesimal adalah bilangan yang berbasi 16 yaitu terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F.
Pada bilangan heksa desimal angka 2 digit dari 10 – 15 dilambang kan dengan A-F. Untuk menkonversi bilangan dari desimal ke biner agak mirip dengan konversi bilangan dari desimal ke biner bedanya disini basis bilangan heksa adalah 16 
Kita akan menkonversi bilangan desimal 124 ke bilangan heksa:

124
:
16
=
7
sisa
12 = C 
7
:
16
=
0
sisa
7    
Ditulis dari bawah menjadi 7C


Konversi dari bilangan Heksadesimal ke bilangan Desimal 


Untuk menkonversi bilangan heksa ke desimal hampir sama dengan menkonversi bilangan biner ke desimal yang berbeda disini setiap bilangan heksa dikali dengan mulai dari 160 dan seterusnya lalu dijumlahkan dan dapatlah hasilnya bilangan desimal.

Contoh bilangan heksa 7C kita ubah kedalam desimal :

  1. Kita balik terlebih dahulu bilangan heksa tersebut menjadi C7
  2. Lalu kaliakan setiap bilangan heksa dengan mulai dari 160 dst. :
C =12
X
160
=
  12
  7
X
161
=
112
_________________________+

=
124
Dan hasilnya pun benar kawan jadi cara nya benar wkwkwkwk mungkin.


Konversi dari bilangan Biner ke Heksadesimal 


Untuk melakukan konversi bilangan biner ke heksadesimal ya bisa dengan cara merubahnya bilangan biner ke desimal terlebih dahulu baru diubah ke heksadesimal tapi ternyata ada cara lebih mudah yaitu :

Misalkan bilangan biner 1011011101 kita konversi ke bilangan heksadesimal :

1. Kita balik terlebih dahulu bilangan biner tersebut menjadi 1011101101
2. Lalu kelompokan empat digit empat digit menjadi 1011 1011 01
3. Lalu konversi satu persatu setiap kelompok angka yang kita buat yaitu

1
0
1
1

1
0
1
1

0
1
X
X
X
X

X
X
X
X

X
X
20
21
22
23

20
21
22
23

20
21
1
0
4
8

1
0
4
8

0
2
13 = D

13 = D

2
 Ditulis dari kanan.

Jadi hasilnya menjadi 2DD


Semoga bermanfaat, sekian postingan kali ini Salam BLOGGER!!!!!!!!!!Lern and Share!!!

Om Santi, Santi, Santi Om.




Topologi Jaringan LAN Komputer

14.50 Add Comment
Om Suasty Astu ,

Saya mahasiswa manajemen informatika Politeknik Negeri Lampung kali ini ini  akan menjelaskan tentang apa itu topologi dan apa saja topologi jaringan lan yang ada. penggunaan atau pemilihan topologi jaringan yang akan digunakan biasanya disesuikan dengan tempat, biaya dan kegunaan.

Topologi adalah  cara beberapa komputer host/node saling terhubung dalam suatu jaringan .

jenis jenis topologi yang sering digunakan adalah :

1. Topologi Bus (Linear)

Dalam topologi bus  semua  komputer akan terhubung ke satu kabel utama dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi bus diimplemenasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial.

2. Topologi Ring (Cincin)

Mirip dengan topologi bus namun ujung dari kabel utama pada topologi ring ujung-ujungnya dipertemukan kembali sehingga membentuk suatu lingkaran, setiap informasi yang diperoleh diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Jika bukan untuknya, maka informasi akan dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Pada topologi Ring, salah satu komputer pada jaringan ini berfungsi sebagai penghasil token . 

3. Topologi Star (Bintang)
Topologi start merupakan topologi yang setiap node (file server, workstation dan perangkat lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau konsentaror. Data yang terkirim ke jaringan akan melewati hub/konsentrator sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya. Hub ataupun konsentrator akan mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan. kabel yang digunakan dalam jaringan ini adalah kabel twisted pair, dan dapat juga digunakan bersama kabel koaksial atau kabel fiber optic.

4. Topologi Tree (Pohon)

Topologi tree merupakan perpaduan antara topologi Bus dan Star, yang terdiri dari kelompok-kelompok workstation konfigurasi bintang yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi Bus. Topologi ini memungkinkan untuk pengembangan jaringan yang telah ada, dan memungkinkan mengonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhannya.

5. Topologi Mash (web)

Topologi ini juga disebut sebagai jaring, karena setiap komputer akan berhubungan pada tiap-tiap komputer yang tersambung. Topologi ini jarang sekali diterapkan dalam LAN karena alasan pemborosan kabel dan sulitnya instalasi, selain itu juga sulit mendeteksi keamanannya. Biasanya model ini diterapkan pada WAN atau internet sehingga disebut sebagai topologi Web. 

referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan

sekian postingan kali ini saya ucapkan terima kasih karena sudah berkunjung, jangan lupa berkomentar di bawah . Salam BLOGGER!!!

Om Santi, Santi, Santi Om

Konfigurasi proxy server di MikroTikRouterOS melalui terminal/consol/comannd line

14.49 Add Comment
Om Suasty Astu,
Baiklah kali ini saya akan memposting sedikit tentang cara Konfigurasi proxy server di MikroTikRouterOS melalui terminal/consol/command line. Hal ini saya berikan untuk menjadi catatan kecil saya dlm belajar di Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung. Apa tujuan membuat proxy ??? disini tujuan utama kita adalah memblokir situs tertentu lebih lengkapnya bisa di cari di mbah google ya kawan. Baiklah kita langsung saja mecoba membuat proxy server di MikroTik.



Langkah- langkah :
1. Masuk ke dalam  proxy
/ip proxy
2. Aktifkan proxy server dengan
set enabled=yes
/*set "no" kalau mau di disable*/
3. lalu setting seperti di bawah :
set src-address=0.0.0.0
set port=8080
/* port proxy anda */
set parent-proxy=0.0.0.0
 /*masukin ip proxy lain anda jika ada*/
set parent-proxy-port=0 
/* masukin port proxy lain anda jika ada*/
set cache-administrator="support@adamonline.web.id"  
/*alamat emai admin boleh asal*/
set max-cache-size=unlimited
set cache-on-disk=yes
set max-client-connections=600
set max-server-connections=600
set max-fresh-time=3d
set always-from-cache=no
set cache-hit-dscp=4
set serialize-connections=no
lihat lebih jelah pada contoh gambar dibawah



Konfigurasi Firewall Nat Untuk Membuat Transparent Proxy

4. Fungsi nya adalah mengalihkan semua dari port 80 ke 8080 atau membuat browser klient harus melalui ke internal proxy mikrotik agan, atau disebut setting transparan proxy.
 /ip firewall nat
add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=dst-nat to-addresses=(IP LAN Mikrotiknya/gateway lannya) to-ports=8080


Memblock Situs Dengan Menggunakan Nama Domainnya

5. Di bagian ini bagaimana cara blokir berdasarkan nama domain menggunakan internal proxy mikrotik agan. Anggap lah ada beberapa website yang tidak diperbolehkan di akses oleh klien agan.
/ip proxy access add action=deny disabled=no dst-host=artilinux.hol.es
/ip proxy access add action=deny disabled=no dst-host=www. artilinux.hol.es
Command diatas berfungi agar klien tidak bisa mengakses website artilinux.hol.es.
Lengkapnya lihat pada gambar di bawah.

Sekian postingan kali ini kurang dan lebihnya saya minta maaf . terima kasih kepada tuhan karena rahmatnya saya dapat membuat postingan ini .  terima kasih karena sudah berkunjung . Salam BLOGGER!!!

Om Santi, Santi, Santi Om.

Setting IP Firewall NAT MikroTik RouterOS Melalui Terminal/CLI/consol

15.03 Add Comment
Om Suasty Astu,

kali ini saya mahasiswa Manajemen Informatika Politeknik Negeri Lampung akan mejelaskan cara setting atau konfigurasi IP Firewall NAT MikroTik RouterOS .
pasti kalian bertanya untuk apa ??? kita mensetting IP Firewall NAT berguna untuk membagikan koneksi yang sudah dimiliki Router MikroTik ke cllient karena inilah tujuan utama dibuatnya router.

kita langsung saja ke langkah-langkahnya
1. masuk ke dalam ip firewall 
[admin@IGeDe] > ip firewall

2. masuk lagi ke NAT
[admin@IGeDe] /ip firewall> nat
3. lalu tambahkan setting ip firewall nat dengan
chain=srcnat
out-interface=public /*interface ini adalah interface server anda yang terkoneksi ke internet*/
action=masquerade dengan
[admin@IGeDe] /ip firewall nat>  add chain=srcnat out-interface=public action=masquerade

 4. selesai . kita dapat memastikan ip firewall NAT dengan
[admin@IGeDe] /ip firewall nat> print
pastikan ip firewall sudah aktif jika sudah maka akan terlihat seperti di bawah jika punya anda ada X setelah number itu artinya tidak aktif untuk mengaktifnya dapat dilakukan dengan
[admin@IGeDe] /ip firewall nat> enable number=0
number disesuaikan dengan ip firewall yang akan di enable

 5. testing client . disini saya menggunakan MikroTik juga sebagai client dengan saya setting ether 1 dhcp-client coba ping 8.8.8.8
[admin@MikroTik] > ping 8.8.8.8
jika reply maka berhasil


Sekian postingan saya kali ini kurang nya saya minta maaf dan jangan, saya ucapkan terima kasih karena sudah mau berkunjung ke blog saya dan jangan lupa berkomentar ya. Salam BLOGGER!!!

Om Santi, Santi, Santi Om

Saran artikel untuk Anda !

ASUS ZenBook UX333, UX433 & UX533 | The World's Smallest 13, 14, 15 Inch Laptop

Om Suastyastu, Sekarang ASUS sudah tidak asing lagi di telinga setiap orang. ASUS merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang...